Selasa, 05 Februari 2019

YouTuber, Wajah Profesi Milenial

Ditulis oleh Wahyudi Zakaria*



Di era serba teknologi yang kian "mendidih" seperti sekarang ini, keberadaan media yang berbasis teknologi digital berhasil mengubah peradaban dunia komunikasi dan informasi. Keberadaan media massa elektronik terestrial mendapat saingan baru yang awalnya banyak dianggap sebelah mata. Perkembangan teknologi saat ini mampu memangkas jarak dan waktu di berbagai belahan dunia. Tak dapat dipungkiri bahwa saat ini kehidupan global seakan memiliki space yang terasa semakin sempit. Perubahan sosial dan gaya hidup ikut andil memberikan sumbangsih terhadap maraknya keberadaan media sosial dan media massa saat ini.

Dulu tidak sedikit orang yang berangan-angan dan memiliki mimpi untuk bisa masuk televisi baik itu secara live maupun recording off air. Kini, untuk menjadi populer dan terkenal, bukanlah sesuatu yang dianggap sulit apalagi jika parameternya adalah masuk TV atau Koran. Asal memiliki kemauan yang kuat dan punya segudang ide dan gagasan mengkemas suatu produksi tayangan, maka menjadi terkenal bukanlah sesuatu yang mustahil di zaman seperti sekarang ini.

Youtube adalah situs website berbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal tahun 2005. Situs ini untuk menghibur, dan ada nilai edukasinya juga lalu pengguna bisa mengunggah, menonton berbagai video yang informatif. Pada masa kini, Youtube menjadi hiburan kita di semua kalangan untuk mengisi waktu luang.

Maraknya kehadiran vlogger atau lazim disebut "youtuber" tak lepas dari keberadaan aplikasi YouTube itu sendiri. Keberadaan YouTube mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh para pegiat dunia teknologi digital. Seakan membuka celah untuk mempopulerkan diri lewat kemasan tayangan produksi video dengan beragam konten sesuai selera yang diinginkan. Mulai dari konten talkshow, resep kuliner, prank atau sekedar ulasan perjalanan travelling ke berbagai lokasi yang unik dan menarik.

Berangkat dari fenomena inilah, para praktisi jurnalistik maupun yang sekedar iseng menjajal dunia komunikasi media, seakan mendapat durian runtuh dan kesempatan untuk meraup popularitas maupun profitabilitas. Tak heran, profesi "youtuber" saat ini tak bisa dipandang sebelah mata. Banyak sekali sekarang Youtuber dari Indonesia yang sukses sehingga mendapatkan penghasilan yang cukup luar biasa. Banyak orang yang ingin menjadi youtuber karena pendapatannya yang besar. Penghasilan dari Youtuber salah satunya diperoleh dari iklan adsense.

Nah selain mendapat penghasilan yang cukup menggiurkan, popularitas juga bakal menjadi "bonus" yang tak dapat dihindari terlebih jika konten video yang kita unggah sarat dengan tampilan wajah dan performa kita di depan kamera. Kemampuan beradaptasi dengan kamera sambil beretorika menjadi sebuah syarat yang harus dipenuhi. Apalagi jika kita mampu berkomunikasi secara natural dan mengalir dengan baik aspek tutorial kita. Salah satu contoh kisah sukses "youtuber" yang sedang naik daun saat ini adalah Ria Ricis yang memiliki 2 (dua) channel YouTube bernama Ricis Official dan Ricis TV. Dari 2 (dua) kanal ini subscriber yang berhasil dihimpun berjumlah lebih kurang 11 juta subscriber. Sebuah pencapaian yang luar biasa. Ricis saat ini mampu memiliki rumah baru, bisnis fashion baru dan beberapa anggota tim (karyawan) yang ikut bergabung dengannya. Omzetnya? Bisa milyaran bro!

Kamu tertarik?



*Penulis adalah Pengamat Perilaku Media 
Tinggal di Lombok 

0818-0364-3006


Tidak ada komentar:

Posting Komentar